Analisis Sistem Pencatatan dan Pelaporan Kecelakaan Kerja Di Rumah Sakit X Di Kota Cirebon Tahun 2017

Collection Location Repository
Edition
Call Number 050 MOH a
ISBN/ISSN
Author(s) Rudiansyah
Depi Yulianti
Mohammad Rifki
Subject(s) Evaluasi
K3RS
Pencatatan dan Pelaporan
Classification 050
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher STIKes Indramayu
Publishing Year 2017
Publishing Place Indramayu
Collation
Abstract/Notes Kecelakaan kerja di RS seringkali tidak dicatat dan dilaporkan hal tersebut dikarenakan beberapa alasan mengapa KAK tidak dilaporkan diantaranya adalah anggapan luka ringan, tenaga kerja tidak merasakan sakit dan pekerja tidak mengetahui akibat KAK yang dialami, di RS X tercatat 29 kasus KAK yang dialami oleh pekerja selama tahun 2015-2016. Berdasarkan peraturan yang berlaku bahwa, pengurus atau pengusaha berkewajiban untuk melaporkan setiap kecelakaan yang terjadi secara tertulis kepada Departemen tenaga kerja setempat dalam waktu 2x24 jam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisi sumber daya manusia,anggaran,peralatan sarana dan prasarana dan pedoman SPO dalam pelaksanaan pencatatan dan pelaporan kecelakaan kerja di Rumah Sakit X. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang. informan dalam penelitian yang dipilih adalah, Informan utama, Kepala bagian Sanitasi dan K3RS,Koordinator Sanitasi dan Lingkungan,Ketua PK3RS, Sekertaris PK3RS, Pelaksana Sanitasi dan K3, Informan triangulasi, Kepala Seksi Pengawas Ketenagakerjaan Dinsosnakertrans Kota Cirebon, Dinas kesehatan Kota Cirebon. Hasil penelitian diketahui bahwa sumber daya manusia yang bertugas dibagian K3 masih belum memadai adapun kegiatan pencatatan KAK yang bertanggung jawab ada dua yaitu PPI dan K3. Anggaran untuk kegiatan K3RS tergabung dengan anggaran sanitasi karena kegiatan K3RS dilaksanakan oleh bagian sanitasi dan penggunaan anggaran bukan untuk kegiatan pencatatan dan pelaporan KAK adapun penggunaan anggaran di gunakan untuk pemenuhan APAR. Peralatan yang digunakan untuk pencatatan menggunakan lembar khusus, SPO untuk pencatatan dan pelaporan sudah ada meskipun sudah ada SPO namun pelaporan KAK belum sampai dinas terkait. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk bahan evaluasi dalam proses pencatatan dan pelaporan kecelakaan kerja di Rumah Sakit X.
Specific Detail Info
Image
  Back To Previous